Pameran Keliling Trilogi Mencari Arjuna Karya Hangno Hartono

Sebuah pameran bertajuk Trilogi Mencari Arjuna digelar dengan konsep yang unik. Hangno Hartono, seorang seniman dan budayawan Yogyakarta, mencoba menggagas sebuah performence art yang memadukan antara karya seni dan intelektual dengan konsep pameran keliling.

Kegiatan pameran ini berlangsung dengan mengambil beberapa lokasi yang dianggap sebagai kantong-kantong budaya di Yogyakarta.  Yang menarik, pameran akan berlangsung secara maraton hingga akhir tahun 2021.

“Pameran ini akan dikelilingkan ke kantong-kantong budaya Jawa sampai akhir tahun 2021. Bahkan bila ada teman atau yang berminat lainnya bisa kontak saya,” kata Hangno.

Selain menggelar karya seni lukisnya tentang wayang, juga akan diadakan peluncuran buku karyanya yang berjudul sama dengan tema kegiatan ini, yaitu Trilogi Mencari Arjuna.

Dengan konsep pameran secara berkeliling yang unik ini, juga akan diadakan dialog budaya bersama dengan para tokoh, budayawan, dan dan lokal genius setempat yang ada.

Mengapa Arjuna?

Hangno Hartono dikenal sebagai budayawan dan pelukis. Namun karya lukisnya lebih fokus pada sosok wayang. Salah satu sosok yang diangkat dalam karya lukisnya kali ini adalah Arjuna. Mengapa memilih Arjuna?

Menurut Hangno, panggilan akrabnya, Arjuna dalam dunia tradisi wayang juga disebut raja Cakravartin. Ini adalah sosok pemimpin yang melingkupi cakrawala dengan visi dan misinya Bumipati.

Bumipati adalah seorang pemimpin yang bertangung jawab dalam menjaga dan melindungi bumi beserta segala isi dan permasalahanya. Sehingga Arjuna juga terkenal dengan sebutan sang Amurwat Bumi.

Ternyata gelar ini juga pernah dipakai oleh Ken Arok dan Prajapati dalam melindungi rakyat dengan segala permasalahan dan keluh kesahnya sebagaimana kredo dari Hamangkubuwana IX, yaitu Tahta Untuk Rakyat.

Dalam catatan kesejarahan, pemimpin Cakravartin ternyata juga pernah disandang gelarnya oleh Sultan Agung Hanyokrowati dan Sultan Agung Hanyokrokusumo.

“Saat ini kita perlu mengedepankan lagi referensi kepemimpinan dari tradisi klasik. Seorang pemimpin yang Negarawan dan bukan pemimpin politikus,” tegas Hangno.

Sebab, menurut dia, sekarang ini hampir semua lini kekuasaan telah dikuasai oleh karakter pemimpin politikus. Untuk itulah sosok Arjuna perlu dihadirkan kembali melalui gelaran Pameran Keliling bertajuk Trilogi Mencari Arjuna.

Menurut rencana, pameran berlangsung dengan cara berkeliling ke berbagai lokasi yang menjadi kantong kantong budaya Jawa. Pameran akan berlangsung hingga akhir tahun 2021.

Reply