Penutupan Sepasar Wayangan dengan Wayang Sontoloyo

Pameran dan Pertunjukan Wayang Kontemporer Sepasar Wayangan akhirnya ditutup Jumat, 12 November 2021. Penutupan dilakukan dengan penampilan Wayang Sontoloyo yang dimainkan oleh Ki Ardian Kresna.

Pentas Wayang Sontoloyo oleh Ki Ardian Kresna dilaksanakan di Omah Budaya Kahangnan, Bantul, Yogyakarta. Tampak hadir para seniman, budayawan, dan masyarakat setempat.

Menurut Hangno, Wayang Sontoloyo lebih ke dekat ke gagrak pasisiran dan Banyumasan. Gaya Banyumasan terlihat dari gaya seorang Dalang yang memulai dan mengakhiri pagelaran wayangnya dengan menari.

Ki Ardian Kresna

Gaya pasisiran adalah konsep kerakyatannya. Sedangkan Sontoloyo adalah nama tokoh yang berkarakter seperti Sengkuni tetapi dilingkungan jelata sedangkan Sengkuni berlatar belakang elite atau istana.

Wayang Kotak

Sementara itu pada hari kedua perhelatan Sepasar Wayang #1 pameran memperingati hari Wayang Nasional digelar acara Wayang kreatif karya Hangno Hartono.

Wayang Kotak

Wayang Kotak cara memainkanya seperti Wayang Beber, tetapi berbentuk kotak dengan gapit wayang .

Keunikan Wayang Sontoloyo

Tokoh Sontoloyo berpasangan dengan Sandiyo, sebagaimana tokoh Bancak dan Doyok  atau Pentul dan Tembem.

Lakon Wayang Sontoloyo yang baru pertama kali dimainkan di Omah Budaya Kahangnan mengambil setting cerita babad  Diponegaran dengan setting  pesangrahan Tegal Rejo dan markas perang Goa Selarong.

Pementasan Wayang Sontoloyo

Wayang Sontoloyo ini merupakan Wayang Kreasi baru karya kreatif Ardian Kresna yang juga dimainkan sendiri. (HH)

Reply