Genealogi Wayang dalam Seni Modern Indonesia

Sangat penting terus mengangkat genealogi wayang dalam seni modern Indonesia. Sejarah panjang wayang perlu kita jaga mata rantai keilmuan artistik maupun filosofisnya dengan seni modern kontemporer.

Hal tersebut dikatakan Hangno Hartono, pemilik Galeri Omah Kahangnan, disela-sela penyelenggaraan pameran dan Festival Ahli Gambar (FAG) di Galeri RJ Katamsi, Kampus ISI, Bantul, Yogyakarta.

wayang kotak
Hangno Hartono dengan wayang kotaknya

Pelaksanaan pameran merupakan kegiatan rutin Galeri RJ Katamsi yang saat ini telah memasuki tahun kedua. Pameran mengambil tema Para Sungging yang dedikasikan sebagai penghormatan terhadap para seniman yang menggunakan tehnik seni pewayangan dalam berkarya.

Pameran diikuti oleh 54 para seniman sungging dengan aneka genre wayang. Hangno Hartono juga ikut  memamerkan karyanya berupa Wayang Kotak dengan judul Buto Angkoro.

Menurut dia, sudah tepat event yang diselenggarakan institusi pendidikan seni ini mengangkat tema tentang wayang.

“Wayang mempunyai sejarah genealogi seni yang panjang. Maka jangan sampai terputus mata rantai keilmuan artistik dan filosofisnya dengan seni modern maupun kontemporer Indonesia,” kata ini.

Dalam kesempatan pameran ini Hangno ikut memamerkan sebanyak 6 wayang kotak hasil karyanya. (*)

Reply